Cek Kapan Perlu Vaksin Pneumonia Sebelum Terlambat


Pneumonia merupakan kondisi seseorang yang mengalami infeksi pada paru-paru. Infeksi tersebut membuat kantong udara di paru-paru membengkak dan penuh dengan cairan berlendir. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan diperlukan vaksin pneumonia sebagai tindakan pencegahan. 

Akhir-akhir ini, pneumonia marak diberitakan karena gejalanya yang mirip dengan virus Corona yakni menyerang sistem pernapasan. Namun vaksin yang diberikan untuk Pneumonia tidak dapat digunakan untuk pencegahan Corona. Ada beberapa tempat 

vaksin Surabaya yang sudah menyediakan vaksin untuk mencegah pneumonia dan jenisnya ada beberapa. Sebelum terlambat, sebaiknya cari tahu kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan vaksinnya. 

Jenis-Jenis Vaksin Pneumonia dan Kapan Perlu Diberikan

Kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan vaksin pneumonia? Vaksin ini harus diberikan sedini mungkin karena pneumonia dapat menyerang siapa saja. Mulai dari anak berusia kurang dari 5 tahun hingga orang dewasa di atas 50 tahun. Pemberian vaksin pneumonia dewasa dan anak-anak pun berbeda. 

Tidak memberikan vaksin atau lupa bisa berakibat pada kematian. Karena penyakit yang juga disebut dengan pneumokokus ini adalah penyebab kematian terbesar khususnya balita. Tercatat pada tahun 2015 pada 147 anak di bawah 5 tahun di Indonesia yang terkena pneumonia dan 14% diantaranya meninggal dunia.  

Vaksin harus diberikan pada saat kondisi tubuh sedang sehat dan hanya perlu ditunda jika memiliki alergi parah yang mengancam nyawa. Reaksi parah yang dimaksud adalah sulit bernapas, detak jantung terasa cepat, kelelahan hingga muncul bunyi saat bernafas. Ketika merasakan sakit ringan seperti flu sebaiknya juga menunda pemberian vaksin pneumonia. 

Namun apabila tubuh terasa sehat, bisa sesegera mungkin untuk mencari rumah sakit atau klinik terdekat yang menyediakan vaksin. Untuk tahu dimanakah lokasi tempat vaksinasi terdekat bisa menggunakan fitur poliklinik vaksin yang terdapat di halodoc. Ada tiga jenis vaksin pneumonia yang bisa diberikan dengan cara berbeda yaitu :

1. Vaksin PCV

Merupakan vaksin pneumokokus, salah satu merknya adalah Prevnar. Fungsi dari vaksin ini adalah untuk memberikan kekebalan dari 13 strain bakteri  Streptococcus Pneumoniae. Bakteri inilah yang menjadi sumber penyakit pneumokokus pada manusia. 

Jika bakteri masuk ke aliran darah mampu menimbulkan meningitis dan pada paru-paru menimbulkan pneumonia. Vaksin ini mampu bekerja selama tiga tahun dan wajib diberikan pada bayi serta anak yang usianya masih di bawah 2 tahun. 

2. Vaksin PCV13 dan PPV23

Merupakan vaksin pneumonia untuk bayi hingga balita. Sedangkan orang dewasa membutuhkan vaksin PPV23. Disebut PPV23 karena mampu memberikan perlindungan dari 23 strain bakteri pneumokokus. Orang dewasa yang mendapatkan suntikan vaksin ini yaitu berusia lebih dari 65 tahun. Bisa juga diberikan usia 2 hingga 64 tahun yang memiliki kondisi seperti asma, merokok, kecanduan alkohol, diabetes, jantung, paru-paru, kanker, gagal ginjal dan masih banyak lagi. 

3. Vaksin Hib

Hib merupakan jenis vaksin yang banyak digunakan di negara berkembang seperti Indonesia. Vaksin ini akan mencegah bakteri Haemophilus Influenzae tipe B yang merupakan penyebab pneumonia. Biasanya bayi juga akan mendapat imunisasi Hib ini. Kemampuan dari vaksin Hib ini adalah 90% mencegah pneumonia untuk anak dengan usia di bawah 5 tahun. 

Pemberian vaksin Hib sendiri disarankan untuk anak dengan rentang usia 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan. Sedangkan booster vaksin bisa disuntikan untuk anak usia di bawah 15 hingga 18 bulan. 

Karena vaksin pneumonia terdiri dari berbagai macam jenis, sesuai dengan pencegahannya terhadap bakteri penyebab pneumonia. Maka untuk memberikannya perlu keterangan lengkap dari dokter sebagai persiapan.

Belum ada Komentar untuk "Cek Kapan Perlu Vaksin Pneumonia Sebelum Terlambat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel